Fuady Rosma Hid...'s profileFu's PensievePhotosBlogListsMore Tools Help

Blog


    November 07

    We are the real Matador!

    Akhirnyaaa! Setelah berjuang melalui dua babak, DPE Team ++ (plus-plus karena Fu sebenernya ex-DPE) berhasil menyabet gelar Sang Matador sejati. Berjuang apaan sih? Dapet gelar dari siapa?
     
    Well, sejak akhir Agustus kemarin, Microsoft Indonesia mengadakan Longhorn Demo Master, yaitu lomba mendemokan sesuatu yang berhubungan dengan teknologi Windows Server 2008, Visual Studio 2008, SQL Server 2008. Tentunya DPE merasa tertantang dan tidak bisa tinggal diam akan hal ini. Zeddy, Naren dan Fu membentuk sebuah team untuk menjawab tantangan ini.
     

    MatadorDemo

     
    Idenya sangat gila. Pokoknya bukan demo biasa deh. Pertama-tama, Zeddy akan menunjukkan bahwa Wiimote bisa digunakan sebagai input. Ceritanya di layar ada banteng yang akan menyeruduk sang matador. Nah, dengan mencambuk banteng itu menggunakan Wiimote, banteng tersebut akan mundur dengan sendirinya. Mantap kannn?
     
    Kemudian skenarionya itu dilanjutkan dengan sebuah cerita. Jadi ceritanya ada ketika Fu sedang membaca email yang web emailnya dibuat dengan menggunakan Silverlight, terdapat email baru yang isinya memberitahukan bahwa ada bom di Auditorium Microsoft. Lalu kita menggunakan robot untuk mencari dan menjinakkan bom tersebut. Narenda mengendalikan robot lewat PDA dan Laptop. Bomnya ketemu. Ternyata bukan bom yang ketemu, melainkan pengendali bom tersebut. Pengendali bom itu berupa laptop kecil (Intel PC Classmate). Ketika laptop kecil dibuka, ternyata tampilannya adalah tampilan Windows Server Core. Kita tidak bisa mengakses laptop tersebut sehingga Fu langsung membuang laptop tersebut begitu saja (karena Intel PC Classmate bisa dibanting-banting seenaknya). Demo diakhiri dengan Zeddy mengendalikan robot Lego NXT dengan menggunakan Wiimote-nya. Mantap banget dahh... dengan menggerakkan pergelangan tangan ke arah atas, bawah, kiri dan kanan, robot itu bergerak ke belakang, depan, menghadap kiri dan menghadap kanan.
     
    Well... Demo tersebut mengantarkan kita lolos ke babak final. Pas final, tanpa persiapan yang jelas, kita diminta untuk demo lagi. Yasudah, walaupun agak acak-acakan namun tetap mengundang decak kagum para penonton. Hasilnya, banyak penonton yang memilih DPE Team sebagai the Real Matador! Hadiahnyaa, dapat laptop man!
     
    PS: Sebenernya kita mengincar XBOX 360. Sayangnya, XBOX 360 itu hadiah untuk juara 2. Kita malah juara 1... hiks...

    Matchday 2, vs Kentukcy FC, 4-0

    • Para pemain
      • 3309 FC
      1. Kresna
      2. Adun
      3. Wisnu
      4. Renggo
      5. Fu
      6. Hafiz
      7. Baim
      • Kentucky FC
      1. Hisma Mulya 
      2. Ishak Sianturi
      3. M Ghafur AWS
      4. Syarief Abdurrahman
      5. Dhiemas RYS
      6. Indra Chamatz
      7. Ferdian Jovan
    • Skor akhir: 3309 FC (4) - (0) Kentucky FC
    • Pencetak gol: Hafiz (1-0), Fu (2-0), Hafiz (3-0), Hafiz (4-0) 

    Sebelum bertanding, Fu pesan kepada mereka, bahwa kami harus yakin that the God is always with us. Tandanya, keberuntungan selalu menyertai kita. Tidak ada yang bisa memberikan keberuntungan selain Allah. Nah, pertandingan pekan lalu saja kami bisa memetik 1 poin padahal permainan kami sungguh buruk. Apalagi jika permainan kita bagus, dan percayalah, pasti Allah akan tetap menurunkan magic-magic Nya.

    Selain itu, dalam bersiap-siap menghadapi pertandingan ini, Fu, Hafiz, Renggo dan Andra sudah berlatih untuk melakukan passing-passing cepat. Dengan sering oper-operan, setiap pemain dalam tim akan lebih mudah dalam saling memahami. Latihan pertama hari Kamis malam, setelah shalat Maghrib. Latihan ke dua hari Jumat sore. Kami sangat berharap strategi baru ini (yaitu One-Two, One-Two-Three, serta Umpan Tarik) akan berhasil di pertandingan kami yang ke-2.

    Yap, babak pertama berjalan kurang lancar. Menguasai jalannya pertandingan, kami baru berhasil mencetak satu gol melalui One-Two-Three Fu dan Hafiz yang diselesaikan dengan baik oleh Hafiz. Sekali lagi, gawang Kresna diselamatkan oleh "tangan ajaib yang tak tampak" sehingga peluang emas Hendrik yang tinggal sendirian di depan gawang terbuang sia-sia. Beberapa pemain kami protes akan strategi yang terlihat lambat dan mandul itu, tapi Fu percaya kenyataan kami belum mencetak gol di babak pertama hanyalah karena belum terbiasa. Fu percaya strategi ini paling bagus untuk tim 3309 FC.

    Babak ke dua dimulai.. Hafiz keluar dan Renggo bermain di depan. Fu berhasil mencetak gol dengan menggunakan tumit kaki kanan. Gol tersebut adalah hasil kerjasama One-Two dengan Renggo yang juga assist dengan menggunakan tumit ke Fu. 2-0 untuk 3309 FC. Tak lama, Hafiz masuk kembali ke lapangan dan mencetak sebuah gol lagi sehingga keunggulan kami semakin sulit untuk dikejar tim lawan. 3-0 untuk 3309 FC. Tak lama kemudian juga kami berhasil menambah gol lagi berkat jasa Baim yang berani overlap melalui sisi kiri lapangan. Umpan matangnya ke Hafiz membuat Hafiz dengan mudah menceploskan bola ke gawang lawan. Hasil 4-0 ini bertahan hingga pertandingan usai.

    Hal lain yang perlu dicatat dari pertandingan ini adalah betapa beruntungnya Kresna sebagai keeper. Berkali-kali dia diselamatkan baik oleh "tangan ajaib yang tak tampak" maupun oleh tiang-tiang gawang yang seakan menjadi penjaga gawang ke-3, ke-4, dan ke-5. Mungkin Kresna selalu minum Felix Felicis menjelang pertandingan dimulai.

    Kesimpulannya, kami sebenarnya sudah bermain dengan strategi yang sangat tepat, namun hanya perlu membiasakan diri saja. Memang harus bersabar untuk menerapkan strategi yang tepat. Nah, pekan depan super big match melawan GJTG. Apakah kita akan menggunakan strategi ini lagi???

    November 05

    Sesi TechZed yang ke-9

    Yap! Karena saking indahnya LINQ, sesi TechZed ditambah satu lagi, yaitu DEV309 : The Beauty of LINQ
    October 30

    TechZed Sessions

    5 Technology Areas
     
    Session-session pada program TechZed kami kategorikan menjadi 5 area bidang teknologi, yaitu


    6 Digits of Session Code

    Untuk memudahkan peserta dalam memilih session TechZed, maka terdapat kode untuk setiap session.

    • 3 digit pertama (atau digit ke1-, ke-2, dan ke-3) menunjukkan area teknologi yang akan disampaikan pada session tersebut
    • 3 digit selanjutnya dibagi menjadi dua bagian, yaitu
      • 1 digit pertama (atau digit ke-4) menunjukkan tingkat kedalaman materi yang akan disampaikan
      1. Level 1 untuk beginner (untuk umum, hampir tidak ada programming code pada session ini).
      2. Level 2 untuk intermediate (untuk semua kalangan mahasiswa Ilmu Komputer, butuh sedikit pengetahuan tentang programming, terdapat sedikit programming code pada session ini)
      3. Level 3 untuk expert (untuk mahasiswa Ilmu Komputer yang sudah berpengalaman dalam programming, terdapat cukup banyak programming code pada session ini)
      • 2 digit selanjutnya (atau digit ke-5 dan ke-6) menunjukkan nomor urut session tersebut pada program TechZed

    Contoh:

    Session dengan code DEV202 berarti session tersebut berisi materi tentang Developer Technology yang kedalaman materinya ditujukan untuk para intermediate. Session tersebut merupakan session yang ke-2 pada TechZed.

    Session dengan code WIN105 berarti session tersebut berisi materi tentang Windows Features and Infrastructures yang kedalaman materinya ditujukan untuk para beginner. Session tersebut merupakan session yang ke-5 pada TechZed.


    8 TechZed Sessions
    1. EGT101 : Control your Nano Robots!
    2. DEV202 : WPF is great!
    3. OIC103 : Students must have it!
    4. WUX304 : Video Puzzle on my browser.
    5. WIN105 : Speech Recognition in Windows Vista.
    6. WUX206 : Bring 3D objects into your application.
    7. EGT207 : The Magic of Visual Studio 2008.
    8. WUX208 : Web programming is so EASY.

     

    Second Step: Black on White

    Hari ini, Senin, 29 Oktober 2007, sekitar pukul 14.15, Fu dan ayah Fu kembali ke Notaris untuk melakukan Hitam di atas Putih, alias tanda tangan akte pendirian CV. Jadi, pihak Notaris telah membuat akte pendirian sesuai dengan hasil wawancara dengan Fu waktu Jumat kemarin. Walaupun wawancaranya sangat sedikit, dokumen aktenya panjang banget karena tentunya berisi pasal-pasal yang mendukung sahnya CV yang akan Fu dirikan. Berhubung pasal-pasal tersebut sebagian besar sudah baku, sudah ada templatenya, jadi ya pengerjaannya cepat selesai walaupun berlembar-lembar.

    Well, pas datang, dibacain sedikit pasal yang penting, kemudian paraf di setiap halaman dan tanda tangan di halaman terakhir yang ada materainya. Ayah Fu juga begitu, sama, paraf di setiap halaman dan tanda tangan di halaman terakhir. Selesai kah? Ya! Hari ini selesai. Semua persiapan sudah cukup untuk kemudian mereka membawa akta pendirian ke pengadilan supaya disahkan.Gampang kan? Pokoknya jangan ragu deh untuk memulai usaha!

    Hal yang membuat Fu agak sedikit bingung adalah, kenapa akta pendirian masih dibuat dengan menggunakan mesin ketik ya...? Kan udah ada komputer. Mungkin memang itu aturannya kali ya...?

    OK deh, sampai jumpa di cerita selanjutnya tentang proses kelahiran CV Primera Fumiro Technology!

    The Very First Step: Collecting Data

    Yakkk, akhirnya, setelah dipikir berulang-ulang, tidak ada salahnya menggunakan kata Fumiro yang sudah bertahun-tahun menjadi merek dagang tak terdaftar milik ayah Fu. Ya, Fumiro adalah merek alat-alat Marching Band yang cukup laku di Indonesia. Alat Marching Band bermerek Fumiro yang artinya Fuady-Mirna-Rosya ini sudah dikonsumsi oleh berbagai instansi permusikan khususnya Drum Band dan Marching Band di Indonesia. Bahkan, suporter Brazil di Piala Dunia 2006 memesan alat pukul yang mirip gendang, namanya Marimba atau apalah...lupa.

    Nama CV Fu adalah: Primera Fumiro Technology

    OK, back to the topic. Hari Jumat, 26 Oktober 2007, sekitar pukul 14.00 karena hujan turun beberapa saat setelah shalat Jumat selesai, Fu dengan nekat memberanikan diri untuk datang ke Notaris. Ternyata prosesnya sangat mudah. Cukup menyerahkan fotokopi KTP pendiri, lalu selesailah tahap pertama. Bentuk usaha yang Fu dirikan adalah CV, dan menurut hukum, minimal terdapat dua orang yang menjadi pendiri CV. Hari itu, yang baru Fu siapkan adalah fotokopi KTP Fu sendiri, jadi fotokopi KTP ayah Fu menyusul esok harinya. So, hari itu hanya kasih fotokopi KTP, kemudian sedikit wawancara oleh mereka mengenai nama CV yang akan didirikan, usaha apa yang akan Fu jalankan, bidang apa saja yang terdapat dalam usaha Fu, dan lainnya. Sederhana dan mudah kok. Sampai tahap ini, belum ada biaya yang keluar sepeser pun (ehm... kecuali Rp 200,- untuk fotokopi KTP).

    Cerita berikutnya akan Fu tulis pada second step: Black on White

    October 29

    Bisa aja nih Microsoft...!

    Wahh, yang namanya Windows Live memang semakin membuat Fu betah untuk terus pakai teknologinya Microsoft. Habisnya, semuanya jadi terasa integrated sih... Namun demikian, email account Fu yang lama tetap aktif karena hampir semua orang tahunya alamat email Fu itu pakai account yang lama. Nah, tadi Fu bilang integrated kan... maksudnya itu, ketika kita install Windows Live di komputer kita (gratis lho!), itu sudah termasuk empat product, yaitu Windows Live Mail, Windows Live Messenger, Windows Live Photo Gallery Beta, Windows Live Writer. Empat produk ini sangat mendukung account kita di Windows Live.

    Contohnya adalah Windows Live Writer. Jadi, kita bisa nulis blog secara offline dulu. Nanti pas udah online, baru deh di-push ke Space kita di Windows Live. Asal tahu aja nih, tulisan ini juga dibuat di Windows Live Writer. Nah, untuk kirim ke blog, Fu klik tombol Publish.

    Contoh lainnya lagi adalah Windows Live Mail. Ternyata kemampuannya mirip banget ama Outlook Express. Mantap dahh.. ini dia yang ditunggu-tunggu! Dengan begini, mailbox kita bisa ditarik ke komputer dan kita bisa nulis email secara offline dulu di komputer. Nanti pas online, baru deh dikirim via email account kita. Nah, untuk Windows Live Mail ini, Fu pakai account Hotmail Fu tentunya. Eiya, bahkan kita bisa pakai account GMail lho.

    Microsoft, Microsoft... bisa aja bikin orang betah...

    Nih screenshotnya 

    WindowsLiveMail

    October 28

    Design X-Banner TechNet (final)

    Yakk akhirnya.. beginilah desain akhirnya...
     
    XBanner_Small_Blue dan XBanner_Small_Green

    Matchday 1, vs Airborne, 3-3

    • Para pemain
      • 3309 FC
      1. Kresna
      2. Adun
      3. Wisnu
      4. Renggo
      5. Fu
      6. Hafiz
      7. Andra
      • Airborne
      1. Hendra
      2. Femphy
      3. AW
      4. Arif
      5. Aji
      6. Smel
      7. Pak Adilla
      8. Edwin
    • Skor akhir: 3309 FC (3) - (3) Airborne
    • Pencetak gol: Aji - own goal (1-0), Aji (1-1), Aji (1-2), Edwin (1-3), Hafiz (2-3), Hendra - own goal (3-3)
     
    Kami mengawali pertandingan dengan cukup baik, dan menggunakan strategi yang sama dengan tahun lalu dalam menghadapi Smel dkk, yaitu Catenaccio. Pada pertengahan babak pertama, Andra memiliki peluang yang sangat bagus namun sayang tendangannya masih bisa ditepis oleh Hendra. Hasil babak pertama adalah 0-0. Pertandingan baru mulai seru pada babak ke dua. Fu memberikan umpan dari sisi kanan lapangan dan Andra berhasil menerimanya dengan memberikan satu sentuhan ke arah gawang. Sayangnya sentuhan itu terlalu lemah dan Hendra sudah siap menangkap bola ketika tiba-tiba Aji secara tidak sengaja menyenggol bola dengan kakinya sehingga bola masuk ke gawangnya sendiri. Skor 1-0 untuk 3309 FC.
     
    Mungkin Aji langsung panas sehingga tidak lama kemudian ia mencetak gol 2 kali sehingga skor berbalik 1-2 untuk keunggulan Airborne. Lagipula, penyakit lama, setelah mencetak gol konsentrasi pertahanan menjadi buyar. Beberapa saat setelah itu, Pak Adilla mengirim umpan ke tengah dan Kresna gagal menangkap bola. Fu sudah menjaga di tengah gawang namun bola sudah melewati kaki Fu sehingga dengan mudah Edwin menjebol gawang kami. Skor 1-3 untuk Airborne.
     
    Satu hal yang bisa Fu banggakan dengan 3309 FC adalah semangatnya yang tiada akhir. Mungkin karena pengalaman juga, sehingga kami yakin ketinggalan 1-3 bukanlah akhir segalanya, setidaknya sebelum peluit akhir berbunyi. 3309 FC masih memiliki harapan dan terus menyerang. Hasilnya, Hafiz berhasil membuat sebuah gol cantik melalui sundulan kepalanya. Skor 2-3, masih untuk keunggulan Airborne. Semangat kami semakin membesar. Menit-menit akhir, Hafiz mengambil corner kick dan mengirim bola ke tengah dengan cukup keras. Bola mengenai kaki Hendra dan melesat ke gawangnya sendiri. Gila! Skor imbang 3-3. Beberapa saat setelah itu, wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir. Ya, masing-masing tim membawa pulang 1 poin karena hasil akhir pertandingan ini adalah seri 3-3.
     
    Sebagai penutup, Fu bisa menilai, hari itu kami bermain buruk, bahkan yang terburuk yang pernah kami jalankan. Namun dengan akhir seri 3-3, kami tidak boleh bersedih hati. Apalagi 2 diantara gol kami justru dicetak oleh lawan. Kami harus berbahagia akan hal itu, dan meminta maaf kepada tim Airborne karena begitu beruntungnya tim kami.
     
    Semoga di pertandingan berikutnya kami bisa memperoleh hasil yang lebih baik!
    October 27

    Menjelang pertandingan pertama

    Sambil menunggu pertandingan pertama pada CS League besok, tidak ada salahnya mengasah kembali insting-insting bermain sepakbola walaupun melalui dunia maya. Ya, barusan selesai main Winning Eleven lawan Renggo. Beberapa kali main, kadang Fu menang, kadang Fu kalah. Cukup berimbang..
     
    Hufh... besok pertandingan pertama CS League lawan Airborne. Sebenernya udah langganan melawan mereka. Smel, Aji, Arif, Edwin, Hendra, AW, Afif, Femphy... tiap tahun ketemu mereka. Tapi tetap saja, pertandingan besok tidak bisa diprediksi. Terlebih lagi karena ada sedikit perubahan pada 3309 FC... akan menambah ketidakpastian hasil pertandingan besok.
     
    Yah.. apapun hasilnya.. setidaknya kami akan berusaha keras. Dan mungkin strategi yang dulu perlu diterapkan kembali: Catenaccio. Lihat saja besok...
    October 26

    Design x-Banner TechNet

    Akhirnya.. jadi juga versi awal desainnya.. dan barusan ditelpon Naren, jadi harus diubah sedikit..
     
    Ya, inilah wajah X-Banner TechNet versi awal
     

    XBanner

    Story of the Winning Team

    Tulisan ini juga merupakan kutipan dari email Fu di mailing list EAL
     
    Ya, berpendapat sama dengan Pras, agaknya perlu juga diberikan sedikit ringkasan tentang perjalanan The Winning Team dalam CS League tahun lalu: 3309 Futsal Club.
     
    3309 FC terbentuk secara "aneh" dan "dadakan", karena empat pemain dari Persetan 2003 plus empat pemain dari Dora Dori memutuskan untuk membuat sebuah tim Futsal untuk berkompetisi di CS League 2006-2007. Sebagai catatan, Persetan 2003 adalah juara CS League 2005-2006 dan Dora Dori adalah runner up CS League 2005-2006. Jadi, setengah tim juara dan setengah tim runner up bergabung. Bagi orang awam, itu seperti curang. Seperti AC Milan bergabung dengan Manchester United, misalnya. Tapi bagi yang tahu bagaimana Persetan 2003 dan Dora Dori, pasti berpendapat, bahwa tim gabungan ini hanya merupakan penggembira. Ya, jelas, di atas kertas, kekuatan Persetan 2003 dan Dora Dori kalah jauh dengan tim 2005 (yang isinya Bram, Meldi, dkk) dan tim 2004 (yang isinya Smel, Aji, dkk). Memang pada awalnya toh tujuan tim kami, 3309 FC, bukan sebagai calon kuat juara, karena lebih melihat sebagai partisipan saja, ikut meramaikan acara BEM Fasilkom, walaupun kalau memang bisa berprestasi, kami sangat bersyukur.
     
    Dan, ngomong-ngomong, 3309 FC menggunakan 3309, yaitu nama ruang EAL di mana kami "berlatih" selama 1 tahun menghabiskan "masa muda" kami bermain Winning Eleven. Parah sekali memang.. Penyalahgunaan Fasilitas.. Ya.. setidaknya kami tidak seburuk itu sekarang..
     
    Oiya, karena yang menulis ini adalah dari sisi pemenang, ya mungkin cerita ini tidak bisa 100% memuaskan seluruh pembaca, apalagi bagi tim yang pernah menjadi lawan. Pasti cerita ini sudah gua bumbui berbagai penyedap. Tapi setidaknya isi cerita ini mengandung fakta. Yakk kembali ke cerita...
     
    Nah, sejak pembagian grup, kami yakin perjalanan untuk lolos kualifikasi tidak terlalu sulit. Bukan meremehkan lawan, tapi kami rasa dengan kekuatan kami akan cukup untuk lolos ke babak selanjutnya. Oiya, detail turnamen tahun lalu adalah:
    1. Terdapat 12 tim yang jadi peserta.
    2. Terdapat empat grup sehingga masing-masing grup terdiri dari 3 tim.
    3. Terdapat 8 pemain untuk setiap tim.
    4. Babak pertama, yaitu babak penyisihan grup, berlangsung secara Round Robin dan Half-Season (setiap tim saling bertemu namun hanya satu kali).
    5. Tim yang menjadi juara grup akan lolos ke babak Play-Off.
    6. Karena ada empat tim yang lolos ke Play-Off, maka langsung babak semi final.
    7. Tim yang menang di babak semi final akan lolos ke babak final.
    8. Tim yang menang di babak final akan menjadi juara.
    Sebelum menceritakan perjalanan sehingga menjadi juara, maka perlu dibuat dulu profil para pemain 3309 FC. Berhubung 6 pemain sudah diceritakan di email yang sebelumnya, maka tinggal Pras dan Yewe yang belum dibahas.
     
    YeWe. Defender. Makhluk satu ini tidak disangka menjadi pemain belakang yang sangat handal di angkatan 2003, bahkan performanya lebih baik daripada Adit '03. Karena Yewe berkaki empat (begitulah menurut keyakinannya) , sulit bagi pemain lawan untuk melewati Yewe. Dedikasi dan konsentrasinya di lini belakang sangat membuat gua sebagai kapten tim waktu itu, merasa aman dan nyaman. Blocking dan stealing-nya sangat membantu 3309 FC dalam menjadi juara.
     
    Prastudy. Striker. Tidak ada orang yang lebih tepat untuk menempati posisi striker murni selain Pras. Kombinasi insting, akurasi, shoot power, kecepatan, dan reaksi yang dimilikinya sangat pas untuk menjadi ujung tombak. Sebagai seorang kapten, gua belum pernah dikecewakan oleh pemain satu ini. Menjadi top scorer pada CS League 2005-2006 (2 tahun lalu) dengan 9 gol (betul gak Pras? sori udah agak lupa..) sudah menjadi bukti seberapa bahaya seorang Prastudy.
     
    1. Babak penyisihan grup, pertandingan pertama, melawan The Kickers (2002).
    Sebelum pertandingan, walaupun sangat terlarang, kami (setidaknya gua pribadi) tetap saja agak meremehkan tim lawan. Pasalnya, tim 2002 memang biasanya kurang beruntung dan lebih mudah lelah (kecuali Sayudi). Belum lama babak pertama mulai, kami sudah unggul 2-0. Hal ini membuat kami semakin sombong. Sekali lagi, ini merupakan hal yang sangat terlarang. Akibatnya, alih-alih menambah keunggulan, keadaan berbalik menjadi 2-5. Hampir tidak dapat dipercaya, namun hal itu terjadi. The Kickers sempat unggul 3 gol! Akhirnya, kami kembali bermain sebagaimana mestinya, ditambah penyesalan telah meremehkan tim lawan. Hasil akhirnya adalah hasil yang kami harapkan, yaitu kami menang. Dan kami bersyukur, skor kemenangan ini sangat mengembalikan kepercayaan diri kami yang sempat hilang beberapa saat ketika masih ketinggalan 3 gol dari The Kickers. Skor akhir pertandingan ini adalah: 9-5 untuk 3309 FC.
     
    2. Babak penyisihan grup, pertandingan ke dua, melawan Kelas Internasional (lupa namanya).
    Tidak punya peta kekuatan tentang bagaimana permainan tim lawan, kami memulai pertandingan dengan cukup hati-hati. Pertandingan berjalan dengan cukup baik dan sesuai dengan harapan. Kami unggul 1-0, lalu menyusul 2-0. Pertandingan menjadi cukup menegangkan. Sejujurnya, mereka merupakan tim yang tangguh. Kami memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Akhirnya mereka berhasil mencetak sebuah gol. Skor akhir pertandingan ini adalah: 3-1 untuk 3309 FC.
     
    Dua kali menang di babak penyisian, membuat kami menjadi juara grup dan lolos ke semi final.
     
    3. Semi final, melawan tim 2004 (lupa namanya).
    Hampir tidak ada harapan menang untuk melawan tim 2004 ini. Mereka punya Smel, Aji, Hendra, Edwin, Arif, dan lainnya. Satu-satunya strategi yang bisa kami terapkan adalah: Catenaccio alias bertahan gila-gilaan. Hal ini supaya, walaupun kami kalah, setidaknya tidak kalah memalukan dalam jumlah yang besar. Namun tanpa disangka, strategi ini secara ajaib sangat efektif. Kami yang jarang menyerang membuat mereka sering menyerang dan sangat cepat kelelahan. Berkali-kali gagal dalam mencetak gol --Yewe sangat bermain efektif untuk memblock mentah-mentah setiap tendangan Smel-- membuat kepercayaan diri Smel turun drastis. Selain itu, mereka bermain pas-pasan. Hanya ada 1 pemain cadangan untuk ganti-gantian. Keletihan mereka dan kebingungan mereka meruntuhkan Catenaccio kami dapat kami manfaatkan dengan baik. Jarang menyerang, tapi kami menciptakan banyak gol. Gua agak lupa jalannya pertandingan ini, tapi kalau tidak salah, skor akhir pertandingan ini adalah: 7-3 untuk 3309 FC.
     
    4. Final, melawan tim Compaq.
    Sungguh aneh, lawan yang lolos ke final adalah tim Compaq, bukan tim Kepingin Tampil yang kalau tidak salah ada Jan '05. Gua pribadi tidak menyangka akan bertemu mereka walaupun beberapa pemain mereka sangat patut diwaspadai. Di antaranya adalah Chandra (yang waktu itu menjadi top scorer), Renggo (yang bermain sangat mobile), dan Ilman (kiper yang selalu berada di tempat yang tepat di saat yang tepat). Namun demikian, penyakit anak muda kembali menghampiri kami: meremehkan lawan. Ditambah lagi dengan berhasilnya kami menaklukan tim 2004 dengan skor yang sangat meyakinkan, penyakit terlarang itu semakin menjadi-jadi. Pertandingan berlangsung terasa cepat sekali. Tim Compaq unggul 1-0. Gua inget banget waktu itu bilang: "santai.. santai.. baru 1-0". Tak lama, mereka menambah keunggulan menjadi 2-0. Dan ua juga inget banget waktu itu bilang: "santai.. santai.. masih 2-0 kok..". Setelah Chandra masuk, sentuhan pertamanya membuat skor menjadi 3-0, dan ini membuat gua untuk bilang: "woy! woy! kita kalah 3-0, gimana ini!". Yahh.. dengan banyak keberuntungan dan pengalaman (kan kami pernah ketinggalan 2-5 dari tim Kickers waktu babak penyisihan kemudian berbalik menang 9-5), akhirnya di babak ke-2 kami bangkit dan balas bermain cepat. Hafiz membuka pintu harapan dengan mencetak gol pertama bagi kami. Skor 3-1. Gol ini membakar semangat kami. Pertandingan sudah berjalan cukup lama. Akhirnya tendangan asal-asalan gua di depan gawang kena kaki Renggo dan bola masuk ke gawang Ilman. Skor 3-2. Tak lama, setelah berlari di sisi kiri, memberi umpan yang cukup manis ke Andra, dan fyuh.. skor 3-3. Kami serasa orang yang baru bisa bernafas setelah selama 20 menit menahan nafas. Kondisi kedua tim tampak nyata sekali, mereka jatuh dan kami di atas angin. Memanfaatkan situasi ini, kami berhasil menambah keunggulan melalui Hafiz (atau Andra ya? lupa..). Sebagai penutup, akhirnya gua bisa memupuskan harapan tim Compaq dengan menambah 1 gol lagi. Skor akhir pertandingan final adalah: 5-3 untuk 3309 FC.
     
    Banyak yang bisa dipetik dari CS League tahun lalu... Salah satunya adalah rasa "meremehkan" yang harus kita hilangkan, dan percayalah.. bahwa selama peluit tanda pertandingan berakhir belum dibunyikan oleh wasit, kita masih bisa "melakukan sesuatu". Latihlah stamina dengan baik, karena setelah lawan kehilangan stamina, seberapa buruknya skill bermain bola pun, stamina adalah senjata yang sangat mematikan. Bayangkan: katakanlah skill kita hanya 50 dari 100. Tim lawan 90 dari 100. Tapi saat stamina habis, itu berarti tim lawan mendekati off alias tidak bisa menggunakan skillnya dan walaupun skill kita hanya 50, setidaknya kita masih bisa bergerak, berlari dan menendang. Itu saja sudah cukup untuk melawan tim tangguh yang sedang kecapekan...
     
    Sooo... buat 3309 FC yang baru, selamat berjuang, semoga mencapai hasil yang terbaik dan.. salam olahraga!
     
    PS: Oiya, bagi yang masih lebih inget jalan ceritanya, tolong tulisan di atas direvisi ya..

    Fuady Rosma Hidayat

    Microsoft Innovation Center Lead, University of Indonesia

    October 25

    TechNet Day on Monday, October 29, 2007

    Kali ini bertugas kembali sebagai Micorosft ADE secara tidak formal, alias bo'ong-bo'ongan. Kepanjangan ADE pun bukan Academic Developer Evangelist layaknya Captain Z, yang memang benar-benar Academic Developer Evangelist di Microsoft Indonesia. Nahh, kalau untuk Fu kali ini, ADE-nya artinya adalah Academic Designer Evangelist.. maklum lah.. nggak kesampean jadi ADE beneran maupun jadi Designer beneran.. ya cipta-in gelar sendiri aja deh..
     
    Nah, tugas kali ini membuat X-Banner berukuran 160 cm x 60 cm untuk acara TechNet pertama di Indonesia, yang akan dilaksanakan pada hari Senin, 29 Oktober 2007 di Auditorium Microsoft. Acaranya mulai pukul 15.00 daaaannnn gratisss! Sooo... bagi para admin, IT Pro, maupun siapa aja yang curious (penasaran) ama Windows Server 2008, silahkan datang ke acara ini!
     

    TechNet

    MIC Branding

    Sekarang pukul 1 malam lebih 21 menit. Fu sedang ada di ruang MIC dan memang menginap di sini karena malam ini adalah tahap pertama dari MIC Branding? Apaan tuh MIC Branding? Jadi, untuk memberi kesan Microsoft look and feel, ruang Lab dan ruang Office MIC UI direnovasi habis-habisan.. pokoknya beda banget deh dari lab-lab lainnya di Fasilkom UI. Nah, dengan begini, kita sangat berharap peminat MIC UI menjadi banyak dan betah untuk belajar dan membuat inovasi di MIC ini!

    Educational Games and Tools (EGT)

    Area ini jelas sekali bagi mereka yang hobi bermain game dan menggunakan aplikasi yang sangat erat kaitannya dengan dunia akademik dan ilmu komputer. Bahkan, area ini akan mengajarkan bagaimana membuat game dengan menggunakan platform Microsoft.
     
    Post ini akan berisi detail area Educational Games and Tools (EGT) dan akan terus diupdate seiring dengan jalannya program MIC TechZed.

    EGT merupakan topik yang sangat menarik sehingga cukup layak untuk menjadi area pertama yang disampaikan di TechZed Sessions. TechZed session dengan kode EGT101 berisi pengenalan Project Hoshimi bagi para pemula. Project Hoshimi sendiri merupakan salah satu mata lomba di Imagine Cup 2008. Dengan adanya EGT101 ini juga diharapkan mahasiswa-mahasiswa Fasilkom tertarik untuk ikut Imagine Cup, khususnya Project Hoshimi.
     
    Details

     
     

    Windows Features and Infrastructures (WIN)

    Area ini mengulas fitur-fitur Windows, baik yang sudah diketahui secara umum, maupun yang cukup mengagetkan sebagian besar pengguna Windows. Berbagai utilitas dan peran Windows Server juga akan banyak dibahas dalam area ini.
     
    Post ini akan berisi detail area Windows Features and Infrastructures (WIN) dan akan terus diupdate seiring dengan jalannya program MIC TechZed.

    Office Integrated Collaboration (OIC)

    Area ini akan mengupas tuntas tentang aplikasi Office yang sangat mendukung mahasiswa dan developer serta membahas tentang kemudahan yang ditawarkan untuk diterapkan dalam suatu organisasi yang menginginkan kolaborasi tinggi.
     
    Post ini akan berisi detail area Office Integrated Collaboration (OIC) dan akan terus diupdate seiring dengan jalannya program MIC TechZed.

    Web and User Experience (WUX)

    Area ini adalah bagi mereka yang berkonsentrasi pada pemrograman web dan sangat mementingkan "seni" dalam membuat aplikasi.
     
    Post ini akan berisi detail area Web and User Experience (WUX) dan akan terus diupdate seiring dengan jalannya program MIC TechZed.

    Developer Technology (DEV)

    Area ini sangat berkaitan erat dengan pemrograman, membuat aplikasi, eksplorasi terhadap Visual Studio dan tools lainnya yang dibutuhkan untuk membuat software yang menggunakan platform Microsoft.
     
    Post ini akan berisi detail area Developer Technology (DEV) dan akan terus diupdate seiring dengan jalannya program MIC TechZed.